Kamis, 07 Mei 2009
“KETIKA KITA HARUS JUJUR”
Ketika kita harus jujur tentang seseorang........
Saat kita ramah dan dia sinis, sebenarnya orang itu mengajar kita utk tidak seperti dia
Saat kita ingin curhat tapi dia tidak mau mendengarkan, sebenarnya dia mengajar kita utk menjadi pendengar yang baik utk org lain
Saat kita membutuhkan dia tapi dia tidak bersedia, sebenarnya dia mengajar kita utk menjadi penolong bagi orang lain
Saat kita mencintai & menyayangi dia tapi dia Cuek, sebenarnya dia mengajar kita bahwa..Tuhan punya rencana bagi kita
Saat kita ditinggalkan tapi kita masih ingin bersamanya, sebenarnya dia mengajar kita bahwa ada yang lebih baik dari dia.
“Aku belajar”
Aku belajar bahwa...
Tidak selamanya hidup ini indah
Kadang Tuhan ijinkan aku melalui derita
Tetapi aku tahu bahwa Ia tak pernah meninggalkan aku
Sebab itu aku belajar menikmati hidup ini dengan syukur
Aku belajar bahwa...
Tidak semua yg kuharapkan akan menjadi kenyataan
Kadang Tuhan membelokkan rencanaku
Tetapi aku tahu itu lebih baik dari apa yang kurencanakan
Sebab itu aku belajar menerima semua itu dengan sukacita
Aku belajar bahwa...
Pencobaan itu pasti datang dalam hidupku
Aku tidak mungkim berkata “Tidak Tuhan”
Karena aku tahu itu tidak melampaui kekuatanku
Sebab itu aku belajar menghadapinya dengan sabar
Aku belajar bahwa....
Tidak ada kejadian yg terus disesali dan ditangisi
Karna semua rancanganNya indah bagiku
Maka dari itu aku akan bersyukur dan bersukacita didlm segala perkara
Karna dengan syukur dan sukacita menyehatkan jiwa dan menyegarkan hidupku
Inilah yang kudapat dari setiap perkataaan Bapaku yg di sorga
Yang adalah “Ya dan Amin”
Pray
Bicaralah padaku bila aku kesepian
Bisikkanlah dukunganMu
Bila aku dirundung cemas
Dengarkanlah suaraku bila aku jatuh
Sudilah menjadi bagiku penghiburan dlm perjalanan
T4 bernaung diwaktu panas
T4 berteduh dikala hujan
Tongkat penuntun dalam kelelahan
Dan penolong dalam bahaya
Semoga aku berhasil mencapai tujuanku
Sekarang, dan juga nanti pada akhir hidupku.
”kamu menyebut Aku.....
Kamu menyebut Aku guru .........
tetapi tidak taat kepadaKu
Kamu menyebut Aku terang .......
Tetapi tidak melihat Aku
Kamu menyebut Aku jalan............
Tetapi tidak berjalan denganKu
Kamu menyebut Aku hidup......
Tetapi jauh dariKu
Kamu menyebut Aku berbudi.......
Tetapi tidak menuruti NasihatKu
Kamu menyebut Aku mulia.....
Tetapi tidak percaya kepadaKu
Kamu menyebut Aku kaya.....
Tetapi tidak meminta kepadaKu
Kamu menyebut Aku abadi....
Tetapi tidak mencari Aku
Kamu menyebut Aku Pengasih....
Tetapi tidak mengasihi Aku
Kamu menyebut Aku Maha Kuasa.....
Tetapi tidak berbakti kepadaKu
Kamu menyebut aku Allah...
Tetapi tidak taat kepadaKu
“kalau Aku menghukum kamu,jangan menyalahkan Aku”
Dimana Bashertku

Ada pasangan yang sempurna bagi Anda. Ketika Anda melihat kesempurnaan yang nyaris tanpa usaha di alam, di dalam kesimetrisan sempurna dari sekuntum bunga, atau di keanggunan merpati yang sedang terbang dengan indah, bagaimana Anda bias ragu bahwa hidup Anda juga memiliki gabungan keseimbangan yang sempurna dari suatu penciptaan?
Berikut ini adalah lima langkah yang bias diambil untuk tetap membuka hati – dan mata –terhadap isyarat-isyarat yang mungkin mengarahkan Anda menuju belahan jiwa Anda.
1.Tegakkan sikap yang positif. Lihatlah sekeliling Anda. Ketika Anda melihat pasangan yang tampak bahagia bersama, bukankah pada umumnya mereka sangat serasi? Bukankah biasanya penampilan mereka tampak cocok dan temperamennya sebanding? Alam menyukai kesimetrisan. Seperti pasangan bahagia yang Anda lihat, di luar sana ada pasangan yang sempurna untuk Anda.
2.Mulai mencintai sendiri. Sebelum Anda bias jatuh cinta pada orang lain- atau berharap mereka jatuh cinta pada Anda – Anda perlu jatuh cinta pada sendiri. Anda telah membuat daftar kebaikan dari diri Anda. Sekarang pusatkan perhatian pada hal-hal tadi, sisihkan hal-hal yang tidak Andasukai dari diri Anda. Pilih kegiatan yang akan menonjolkan kekuatan Anda. Terapkan kesan positif tentang diri Anda, dan putuskan sekarang juga bahwa Anda adalah pasangan yang sempurna bagi seseorang. Di dalam catatan isyarat,tulislah lima kegiatan yang akan menjadi tempat yang baik untuk menunjukkan diri yang penuh semangat dan paling dicintai – lima kegiatan yang membuat Anda menonjol.
3.Miliki keyakinan. Tidak ada istilahputus asa dalam menemukan belahan jiwa. Ya,memang, Anda perlu mengambil tindakan,tetapi dengan langkah-langkah yang percaya diri dan terukur, bukan pencarian yang asal-asalan dan terobsesi. Percayalah dengan sepenuh hati bahwa akan ada rambu-rambu petunjuk bagi Anda,tetapi sadari bahwa mungkin mereka tidak muncul sesuai dengan jadwal Anda.
4.Melangkah di jalan tol universal Anda. Mulai mengarah kearah yang Anda yakini sebagai tujuan hidup. Anda tidak akan bisa sampai di sana dengan duduk di tepi jalan menunggu orang untuk berhenti. Anda tidak akan bisa tiba di sana dengan bersembunyi di balik rasa takut bahwa Anda tidak cukup baik atau tidak ada seorang pun untuk Anda. Anda perlu mengajukan diri. Dan ketika melakukannya,Anda akan mulai melihat rambu-rambu petunjuk jalan.Shira Monast pergi ke Israel dan New York untuk menemukan Bashert-nya. Di Israel, ia menemukan petunjuk ketika penjaga took memberinya etsa tembaga dari seorang pria yang akhirnya tampak seperti Jeffrey Reiss,belahan jiwanya. Di New York, ia menemukan petunjuk lain, sebuah kartu pos yang mengumumkan pertemuan yang diselenggarakan oleh calon belahan jiwanya, ketika ia baru saja tiba di kota tersebut. Tiga langkah apa yang bisa Anda ambil, seperti Shira,untuk menggerakkan Anda agar lebih mendekat dengan pasangan Anda.
5.Tetap siaga terhadap tanda-tanda yang menunjukkan pasangan sempurna Anda. Ada isyarat Tuhan yang menanti Anda. Pilihlah untuk melihat peristiwa kebetulan dan isyarat sebagai tAnda-tAnda yang bermakna bahwa Anda berada di jalur yang benar. Pemunculan tAnda-tAnda tersebut dimaksudkan untuk meneguhkan Anda. Biarkan tAnda-tAnda tersebut melambungkan Anda sehingga wajah terbaik Anda memancarkan sinarnya. Bahkan ketika Anda belum
menemukan Bashert Anda, orang yang terpilih bagi Anda, Anda tidak pernah sendirian.Ingatlah, orang-orang tertarik pada cahaya. Bila Anda mengenal kekuatan Anda dan menempatkan diri pada situasi dimana jiwa Anda bisa bersinar paling terang, Anda aka terkejut menemukan siapa yang memperhatikan dan berapa banyak isyarat peneguhan yang Anda terima.
Senin, 23 Maret 2009
Perjalanan Cinta

Hubungan percintaan. Jodoh sempurna anda – jika belum hadir dalam hidup anda – sedang menanti di luar sana. Pada jaringan kosmis suatu kehidupan, Anda menggenggam selembar benang cinta yang tidak kasat mata, yang ujung lainnnya digenggam oleh jodoh yang ditakdirkan untuk Anda. Percayalah pada diri Anda, dan perhatikan Isyarat Tuhan yang mengarahkan Anda kepada orang yang menggenggam ujung lain dari benang ini.
Ini tidak terjadi dalam semalam. Kadang-kadang rambu-rambu petunjuk jalan dari Tuhan berupa kebetulan-kebetulan tersebut muncul begitu saja di depan mata. Tetapi tidak akan pernah melihatnya jika Anda bersembunyi karena takut ditolak atau terluka. Anda sendiri yang perlu aktif mencari tanda-tanda ini dan sesadar mungkin mempertimbangkan artinya manakala tanda-tanda tersebut muncul.
Jika Anda seperti kebanyakan orang lainnya, Anda hanya berlayar mengarungi lautan kehidupan tanpa memperhatikan muara-muara sungai yang “mengalirkan” orang-orang masuk dan keluar dari hidup Anda. Marilah Anda mulai lebih memperhatikan mereka. Mereka adalah orang-orang yang tanpa sadar mengarahkan kembali tujuan Anda sehari-hari dan merupakan bagian rencana hidup yang lebih besar.
Kadang-kadang, seseorang yang Anda jumpau menciptakan titik balik, mengubah arah hidup Anda. Bila Anda siaga, Anda akan mengenali isyarat Tuhan pada titik-titik balik – isyarat yang meneguhkan bahwa Anda sedang melangkah ke arah yang benar.
Saat-saat seperti ini terjadi ketika Anda bertemu calon “Bashert” Anda.
“Bagaimana Anda berdua bisa bertemu?”. Ini adalah pertanyaan yang sering Anda dengar. Saya duga, Anda juga mempunyai satu atau dua cerita mengenai saat-saat ketika Anda bertemu dengan seseorang dan mengira bahwa Anda sedang jatuh cinta. Tetapi jika Anda ingat bahwa Anda tidak melihat tanda-tanda – tidak ada peristiwa kebetulan – mungkin Tuhan sedang berkata bahwa Anda sedang berada di jalan yang tidak benar bagi Anda. Mungkin itu bukan hubungan cinta yang sempurna.
Satu hal yang pasti: orang-orang telah menemukan pasangan yang tepat – belahan jiwanya – membenarkan bahwa titik balik di dalam hubungan cinta yang sempurna.
Pikirkanlah kisah cinta Anda…
Bisakah anda mengingat suatu ketika anda berpacaran dengan seseorang dan mungkin telah mengabaikan isyarat yang meneguhkan?
Perjalanan mencari cinta
Menemukan hubungan cinta yang sempurna seperti menemukan harta karun. Tetapi, untuk menemukan harta karun, kita harus melakukan pencarian harta karun. Dan harta karun tidaklah mudah untuk ditemukan. Ketika teman saya bercerita bahwa ia akan ia akan merayakan ulang tahun pertama dari pernikahannya. “Sungguh luar biasa ketika kita benar-benar jatuh cinta dan – terlepas dari usia pernikahan Anda – Anda masih merasa seperti sedang pacaran, merindukannya ketika ia tidak berada bersama anda, dan gembira ketika saling bertemu kembali.” Ia menambahkan dengan dengan berbisik, “saya harus mencarinya selama dua puluh delapan tahun—butuh banyak kesabaran untuk melakukannya—tetapi saya menemukannya”
